Dampak Psikologis Pendemi Covid-19

Posted on

Assalamu’alaikum sahabat Platinum! #InfoPlatinum

Pendemi covid-19 atau yang lebih kita kenal dengan virus corona jika tidak segera ditangani dapat menimbulkan kecemasan di lingkungan masyarakat.

Kecemasan sebenarnya hal yang wajar yang dialami setiap orang. Cemas ketika akan bertemu guru, presentasi, dll. Tetapi jika cemas sudah menganggu aktivitas sehari-hari dan menjadi berlebihan, itu dapat memicu depresi. .
Pengurus Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) cabang Jawa Tengah, Nugraha Arief Karyanto menyatakan bahwa sejak akhir Maret 2020 ia sudah menangani 16 klien yang sebagian besar permasalahannya adalah gangguan kecemasan akibat pendemi covid-19. Salah satu akibat dari kecemasan berlebih OCD, takut sekali tertular covid19 akibatnya jadi cuci tangan terus menerus sampai kulit kering.

Sosiolog Universitas Indonesia, Ida Ruwaida menjelaskan bahwa kesehatan mental erat hubungannya dengan kesehatan fisik. Seperti contoh, seorang bapak hendak sholat di masjid, tiba-tiba ada jamaah disebelahnya batuk, bapak tersebut langsung panik dan cemas takut itu adalah corona kemudian bapak itu saking takutnya menjadi sesak napas dan jantung berdetak kencang. Atau seorang ibu yang membaca berita covid-19 via grup WA yang belum jelas sumbernya kemudian menjadi teramat takut dan akhirnya kambuh maagnya.
Fenomena diatas disebut dengan psikosomatis, dimana pikiran akan mempengaruhi fisik.

Lalu bagaimana mengatasinya?
🌸 Teknik Relaksasi Olah Napas
Ini biasa digunakan untuk mengurangi kecemasan. Caranya dengan mendengarkan musik relaksasi, kemudian tarik napas dan tahan 10 detik, keluarkan perlahan melalui mulut.
🌸 Olahraga
Olahraga dapat meningkatkan pikiran positif dan menjauhkan kegelisahan.
🌸 Bijak Menggunakan Medsos
Ini adalah poin pentingnya. Selama ini masyarakat menjadi panik akibat berita yang menyesatkan dan sumbernya tidak jelas. Filter info share dengan baik, percaya pada sumber2 akurat seperti web kemenkes, akun dokter dan tenaga medis. Jika memang medsos sangat mempengaruhi kecemasan, lebih baik kurangi dulu penggunaan medsos.
.
.
Semoga bermanfaat😊
Sumber : alinea.com ; uns.ac.id ; pijarpsikologi.

Kunjungi kami TK Islam terbaik :
Instagram: https://www.instagram.com/tkquranplatinum_alabidin/
Facebook: https://web.facebook.com/profile.php?id=100009696995088

Sumber Berita