Mengenali Bakat Anak Sejak Dini

Posted on

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ayah Bunda, setiap anak diberikan oleh Allah SWT bakat yang berbeda-beda karena setiap anak adalah unik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bakat merupakan (kepandaian, sifat, dan pembawaan) yang dibawa sejak lahir. Jadi bakat merupakan potensi yang dimiliki anak sejak lahir yang biasanya merupakan keturunan orang tua. Tapi jangan salah karena ada juga bakat yang terbentuk secara alami bukan keturunan. Dari sini sudah terlihat bahwa orang tua tidak bisa memaksakan bakat kepada anaknya.

Ayah Bunda, mengasah bakat anak adalah tugas orang tua. Menjadi orang tua harus bisa mengetahui bakat yang dimiliki anak agar sejak dini anak kita sudah bisa kita arahkan sesuai dengan bakat yang ia miliki. Mengarahkan di sini bukan berarti memaksakan kehendak kita.

Lalu bagaimana cara kita mengetahui bakat anak. Berikut ini ada bebarapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengetahui bakat anak kita yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Mengamati kebiasaan dan kegemaran anak

Ayah Bunda dapat mengamati kebiasaan dan kegemaran anak setiap harinya. Dari kebiasaan dan kegemaran yang dilakukan anak kita dapat mengetahui bakat dan minat anak kita. Kegemaran atau sesuai yang disukai bisa menjadi indikasi dari bakat yang dimiliki anak.

2. Membiarkan anak untuk mengeksplorasi kemampuannya

Ayah Bunda, Biarkan anak melakukan eksplorasi terhadap kemampuan yang ia miliki. Janganlah kita membatasi geraknya asalkan hal tersebut tidak membahayakan anak. Dengan membiarkan di melakukan eksplorasi maka kita telah memberikan jalan pada anak untuk mengasah bakatnya.

3. Mengikutkan anak dalam ajang perlombaan

Tak ada salahnya Ayah Bunda mengikutkan anak dalam berbagai ajang perlombaan. Namun, perlu diingat kita tidak boleh memaksakan. Jadi harus sepengetahuan dan atas persetujuan anak. Nah, dari hasil lomba tersebut dapat kita ketahui seperti apa bakat anak kita. Hasil tertinggi dari perlombaan bisa menjadi indikasi dari bakat anak.

4. Mengenalkan anak dalam berbagai bidang

Perkenalkan anak dengan berbagai bidang seperti sains, bahasa, seni, teknologi, olahraga, dan lain-lain. Dengan begitu akan membuka peluang bagi anak untuk mengetahui dan belajar banyak hal dan nantinya kita akan mengetahui bakat anak.

5. Membangun komunikasi

Ayah Bunda, bangunlah komunikasi yang baik dengan anak. Ajaklah anak untuk bercerita tentang cita-cita dan kegemarannya. Melalui komunikasi yang baik, akan memudahkan kita untuk mengetahui bakat dan kegemaran anak.

6. Konsultasi dengan guru

Ayah bunda bisa melakukan konsultasi dengan guru anak terutama wali kelas. Carilah informasi terkait peningkatan prestasi anak kita di sekolah. Hal apa saja yang menjadi kegemarannya, kelemahan, dan keunggulan ananda di mata pelajaran atau program sekolah.

7. Mengajarkan anak pantang menyerah

Ajari anak untuk meraih sesuatu itu dengan kerja keras. Tidak semua yang diinginkan anak harus kita turuti. Ada beberapa hal yang harus dilakukan anak jika menginginkan sesuatu. Hal ini akan mengajarkan anak bahwa kerja keras dan pantang menyerah sangat dibutuhkan dalam kehidupan.

Nah, setelah kita mengetahui bakat dan minat anak lalu apa yang harus kita lakukan?

1. Bimbing secara khusus. Kita bisa menyediakan guru bagi anak jika kita tidak bisa membimbingnya secara mendalam.

2. Berikan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk memudahkan anak dalam mengembangkan bakatnya.

3. Carilah peluang yang dapat digunakan anak untuk mengasah kemampuan bakat yang dimiliki secara nyata. Misal mengikutkan dalam lomba atau berikan tantangan kepada anak.

4. Sediakan waktu untuk mendampingi anak dengan penuh kesabaran. Karena sesuatu itu sangat bagus dan membanggakan jika didapat tidak secara instan tetapi melalui proses. Dan ingatlah bahwa hasil tidak pernah mengkhianati proses.

Semangat Ayah Bunda ….

Wassalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Source link