Begini Cara Siswa Al Abidin Belajar Leadership
Ruang serbaguna SMA ABBS Surakarta pagi itu, Kamis (2/9) tampak penuh oleh ratusan siswa yang tengah serius menyimak seminar kesehatan. Pematerinya adalah dr. Syaima yang membahas tentang kesehatan mental remaja dan tips sukses masa depan. Beberapa guru tampak mendampingi siswa memastikan gelaran acara berlangsung dengan lancar. Di Lokasi yang sama tampak beberapa siswa berseragam hem putih panjang tampak sibuk. Ada yang mengoperasikan laptop, ada yang mengambil foto acara. Dan terdapat satu siswa yang tampak berkomunikasi dengan para siswa berseragam hem putih panjang. Sesekali mengecek operator laptop, sesekali mengecek presensi di meja panitia. Dialah Muhammad Rafi Adhiagsa, ketua panitia yang ternyata juga ketua umum palang merah remaja SMA ABBS Surakarta, AYRC.
Saat diwawancarai tentang penjelasan acara saat itu, Rafii, panggilan akrabnya, menyampaikan dengan runtut dan jelas. Struktur bahasanya tertata dengan rapi sehingga poin yang dijelaskannya bisa ditangkap dengan baik. Gestur tubuhnya juga menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi. Raffi saat ini duduk di level XI SMA ABBS Surakarta. Sejak dua bulan lalu, tepatnya Agustus 2025, dirinya terpilih menjadi ketua umum AYRC , setelah menyingkirkan dua pesaingnya. AYRC adalah organisasi palang merah remaja SMA ABBS Surakarta yang saat ini sudah memiliki 80 anggota aktif dan sering menorehkan prestasi. Meskipun demikian, dirinya mengaku merupakan sosok yang pemalu saat di SMP. Namun sejak aktif terlibat dalam organisasi, dirinya yang pemalu, berangsur berubah menjadi sosok yang percaya diri dan mempunyai kemampuan public speaking yang baik
Menjadi pimpinan organisasi dengan anggota siswa sekolah menurut Rafii memiliki tantangan tersendiri, karena tugas utama siswa tentu saja adalah belajar. Akibatnya soliditas internal anggota sering kali terkendala. Namun dirinya mempunyai trik jitu yaitu dengan pendekatan dari hati ke hati pada anggota yang kurang aktif. Dengan cara ini nyatanya, membuahkan hasil yang baik. Perlahan-lahan keaktifan anggotanya mulai menunjukkan peningkatan.
Menurut guru pendamping yang saat itu berada di lokasi acara, kegiatan seminar Kesehatan ini merupakan program kerja besar pertama yang dilaksanakan oleh kepengurusan Rafii. Dari mulai perencanaan sampai dengan pelaksanaan, sepenuhnya dilakukan oleh siswa dalam organisasi. Nantinya, setiap organisasi siswa secara bergantian akan mengelola acara. Humas SMA ABBS Surakarta, Mrs Dhiyas menyatakan bahwa pendelegasian pengelolaan acara kepada para siswa dalam organisasi merupakan salah satu cara menanamkan softskill international Leadership. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu yang lalu, Yayasan Al Abidin meluncurkan kurikulum pendidikan karakter dengan fokus menyiapkan siswanya menjadi pemimpin kelas dunia dengan yang dinamakan international leadership of Al Abidin (ILA).






