ICT Camp itu apa sih?
Sabtu kemarin admin albi berkesempatan mengikuti kegiatan siswa SDICT Al Abidin Solo level IV dan V. Kegiatan mereka sangat seru lho! Mereka mengikuti ICT Camp, sebuah acara yang dirancang untuk penguatan karakter dan peningkatan kemampuan coding. Suasana pagi itu begitu bersemangat, dipenuhi tawa dan antusiasme dari para peserta. ICT Camp dibagi menjadi tiga pos menarik yang wajib dijelajahi oleh setiap regu.
Petualangan dimulai di Pos 1, yang berfokus pada kreativitas dan berpikir kritis. Di sini, tantangan yang dihadapi adalah melewati lubang tali. Aturannya sederhana namun menguji kekompakan dan strategi: setiap peserta harus melewati lubang tali yang belum dilewati oleh anggota regunya yang lain. Terlihat bagaimana otak para siswa berputar mencari solusi, berdiskusi, dan mencoba berbagai cara agar seluruh anggota tim berhasil melewati rintangan ini. Sesekali terdengar seruan penyemangat dan ide-ide cemerlang yang muncul dari benak anak-anak.
Perjalanan berlanjut ke Pos 2, yang menantang kerjasama tim. Di pos ini, setiap regu dibekali dengan sejumlah kertas terbatas. Tugas mereka adalah berjalan dari satu titik ke titik lain dengan alas kertas tersebut, tanpa boleh menginjak tanah. Ini benar-benar menguji bagaimana siswa berkomunikasi, berbagi sumber daya, dan saling membantu agar setiap anggota tim dapat bergerak maju. Tawa dan sesekali teriakan kecil mewarnai pos ini, menunjukkan betapa serunya mereka bekerja sama mengatasi keterbatasan.
Pos terakhir membawa pengalaman yang berbeda. Di Pos 3, para peserta diajak untuk melihat tayangan video melalui perangkat virtual reality (VR). Setelah menyaksikan tayangan tersebut, mereka diminta untuk mengingat benda-benda yang telah dilihat. Permainan ini melatih ketekunan dan ketelatenan, karena membutuhkan fokus dan daya ingat yang baik. Ekspresi kagum dan serius terlihat jelas di wajah para siswa saat mereka mencoba mengingat setiap detail dari dunia virtual yang baru saja mereka jelajahi.
Tidak hanya bermain dan mengasah karakter, ICT Camp juga memberikan sentuhan teknologi yang nyata. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan coding pada microcontroller. Hasilnya sungguh mengagumkan! Mereka berhasil menciptakan tempat sampah otomatis yang dapat terbuka sendiri ketika sensor mendeteksi gerakan tangan. Inovasi sederhana ini menunjukkan betapa serunya menggabungkan ilmu coding dengan aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah keseruan acara, admin albi sempat berbincang dengan salah satu peserta bernama Marsya. Dengan mata berbinar-binar, Marsya mengungkapkan kegembiraannya mengikuti ICT Camp. “Senang sekali ada kegiatan permainan yang mengasah otak dan otot seperti ini,” ujarnya antusias. “Apalagi selama di rumah saya jarang sekali berolahraga, jadi kegiatan ini seperti sambil bermain sambil bergerak.”
Melihat antusiasme dan semangat belajar yang terpancar dari wajah para siswa SDICT Al Abidin Solo level IV dan V, admin albi merasa kagum. ICT Camp ini bukan hanya sekadar kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga wadah yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan meningkatkan kemampuan coding sejak dini. Sebuah pengalaman yang menginspirasi dan membuktikan bahwa belajar bisa jadi sangat seru!






