Lestarikan Budaya Lokal, Javanese Artbition Jadi Ajang Siswa Internasional Unjuk Bakat Seni Jawa

 

 

Sebagai upaya menanamkan rasa cinta terhadap warisan leluhur sejak dini, sekolah menyelenggarakan kegiatan Javanese Artbition, Rabu (7/1). Program pra-Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ini mengusung tema “Lestari Basa, Luhur Budaya” sebagai wujud komitmen sekolah dalam menjaga eksistensi bahasa dan budaya Jawa di tengah pendidikan modern.

Meskipun berstatus sebagai sekolah internasional, sekolah tetap konsisten memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi budaya lokal. Hal ini dibuktikan dalam pelaksanaan kegiatan pada Rabu (07/01), di mana Ananda Abraham Sarmiento, siswa kelas 4 Umar, tampil memukau melalui seni mendalang.

Ketertarikan Abraham terhadap dunia pewayangan sebelumnya telah terlihat melalui tugas speaking (PESTA) yang dikerjakan pada masa liburan lalu. Bakat tersebut kemudian diapresiasi dan diberikan panggung pada gelaran hari ini sebagai inspirasi bagi siswa lainnya.

Javanese Artbition tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga instrumen sekolah dalam merawat identitas bangsa. Terdapat berbagai cabang lomba dan kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa, meliputi, Seni Sastra & Lisan, Nembang Macapat, Ndongeng, Nulis Cerkak, Sesorah, dan Moco Geguritan; Seni Pertunjukan: Ndalang dan Dagelan Ijen; Seni Rupa & Aksara: Gawe Poster dan Nulis Aksara Jawa.

Sri wachyuningsih, S.Pd. gr. Kepala Sekolah SDII Al Abidin Surakarta menyampaikan, melalui Javanese Artbition, para siswa tidak hanya unggul secara akademik di level global, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, serta memiliki kebanggaan terhadap identitas budayanya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak Kami

Silahkan hubungi kami apabila pertanyaan terkait Yayasan Al Abidin Surakarta.