Sekolah Al Abidin Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Cambridge

 

Yayasan Al Abidin melalui Al Abidin Learning Centre (ALC) menggelar kegiatan workshop bertema “Strengthening Curriculum Leadership in Cambridge School”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Yayasan Al Abidin, Surakarta, pada Jumat (31/10) dan dihadiri oleh para wakil kepala bidang kurikulum dari berbagai jenjang — TK, SD, SMP, dan SMA — yang berasal dari sekolah-sekolah Al Abidin di Surakarta, Karanganyar, Sragen, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Salatiga, hingga Yogyakarta.

Koordinator Al Abidin Learning Centre, Imam Samodra, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk menstandarkan kualitas pelaksanaan kurikulum Cambridge di seluruh cabang sekolah Al Abidin. “Kami melihat adanya kebutuhan untuk menyamakan arah dan kualitas pembelajaran agar seluruh unit memiliki standar yang seragam, terutama bagi sekolah-sekolah yang baru mengimplementasikan kurikulum Cambridge,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta pemerataan mutu pembelajaran, peningkatan berkelanjutan, serta akselerasi dalam penerapan kurikulum internasional tersebut di setiap satuan pendidikan.

Dalam workshop ini, para peserta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum Cambridge di masing-masing unit, berbagi best practice yang sudah terbukti efektif, serta menyusun rencana pengembangan implementasi ke depan. Kegiatan juga menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, tantangan, dan strategi penguatan program penunjang pembelajaran.

Ms. Ama, perwakilan dari jenjang TK, menyampaikan pandangannya bahwa keberhasilan penerapan kurikulum Cambridge di tingkat usia dini tidak semata-mata diukur dari aspek akademik. “Kesuksesan anak TK terlihat ketika mereka tumbuh mandiri, percaya diri, mampu bersosialisasi dengan baik, serta memahami rutinitas belajar dengan gembira,” ungkapnya.

Sementara itu, Mrs. Nurma, perwakilan dari jenjang SMA, menambahkan bahwa kesuksesan pendidikan berbasis Cambridge perlu dilihat secara menyeluruh. “Bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter seperti manner, resilience, responsible, dan awareness. Selain itu, siswa juga perlu disiapkan memiliki wawasan global, terutama dalam penguasaan bahasa Inggris,” tuturnya.

Melalui kegiatan worksop ini, Yayasan Al Abidin berharap seluruh sekolah di bawah naungan Al Abidin dapat terus berinovasi dan menjaga konsistensi mutu pembelajaran, sehingga setiap siswa memperoleh pengalaman belajar yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak Kami

Silahkan hubungi kami apabila pertanyaan terkait Yayasan Al Abidin Surakarta.