Sertifikasi Pendidik STIA Al Abidin

 

Sebuah pencapaian membanggakan kembali diraih oleh salah satu tenaga pendidik terbaik di STIA Al Abidin Surakarta. Ustadzah Ayu Lestari, Al-Hafidzah, yang dikenal aktif sebagai musyrifah (pendamping) asrama putri sekaligus pengampu mata kuliah Al-Qur’an, secara resmi dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi Guru Tahsin Al-Qur’an Mahir (Ahli). Sebagaimana diketahui dalam sertifikasi ini ada 3 tingkatan yakni Mubtadi (pemula), Mutawasith (menenngah), dan Mahir (ahli). Sertifikasi prestisius ini diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Daarul Qur’an Tangerang, di bawah naungan resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Proses uji kompetensi berlangsung intensif pada hari Rabu, 17 September 2025, dan hasil kelulusan diumumkan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025. Sertifikasi ini menjadi validasi atas profesionalisme dan keahlian pengajar STIA Al Abidin dalam bidang pengajaran tahsin Al-Qur’an yang telah memenuhi standar kompetensi nasional.

Sebelum menjalani ujian, para peserta diwajibkan mengikuti dauroh (pelatihan) materi secara daring, yang mencakup pendalaman ilmu tajwid dari mulai makharijul huruf, shifatul huruf, hingga pembahasan bacaan-gharib dalam Al-Qur’an. Setelahnya, ujian dilaksanakan secara luring (offline), menguji secara komprehensif aspek pengetahuan teoritis, keterampilan praktik bacaan, serta kemampuan menjelaskan dan menjawab pertanyaan teknis dari assesor.

Keberhasilan ini secara tegas menunjukkan komitmen para pengajar dalam menjaga mutu pengajaran Al-Qur’an di lingkungan STIA Al Abidin. Sebagai musyrifah dan pengajar tahsin, beliau tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dengan menjunjung tinggi profesionalisme, keteladanan, dan keikhlasan.

“Sertifikasi ini bukan sekadar pengakuan formal, melainkan sebuah amanah yang menuntut saya untuk semakin serius dalam membimbing santriwati agar mampu memahami, memperbagus, dan memperindah bacaan Al-Qur’an mereka,” ungkap Ustadzah Ayu dengan penuh rasa syukur.

STIA Al Abidin turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Hal ini merupakan bagian integral dari komitmen institusi untuk mencetak pendidik Al-Qur’an yang unggul, kompeten, dan berintegritas. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh dosen, pengajar, dan mahasiswa untuk terus berprestasi serta senantiasa menghidupkan semangat cinta terhadap Al-Qur’an di seluruh lingkungan akademik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak Kami

Silahkan hubungi kami apabila pertanyaan terkait Yayasan Al Abidin Surakarta.