Uji Kualitas Hafalan, SDII Al Abidin Sragen Gelar Munaqoshah Hifdzil Qur’an

Suasana khidmat menyelimuti Masjid SDII Al Abidin Sragen pada Selasa dan Rabu (27-28/1/2026). Puluhan siswa kelas akhir dari program unggulan tahfidz nampak khusyuk mengikuti Munaqoshah Hifdzil Qur’an (MHQ), sebuah ujian akhir untuk menguji konsistensi dan kelancaran hafalan Al-Qur’an mereka.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan bentuk evaluasi terhadap capaian tahfidz siswa. Di hadapan para penguji, para siswa dituntut menunjukkan kelancaran serta pemahaman tajwid yang mumpuni. Menariknya, momen krusial ini juga disaksikan langsung oleh orang tua siswa, menciptakan atmosfer emosional yang penuh rasa bangga.

Keberhasilan siswa dalam menjaga hafalan tidak lepas dari dukungan lingkungan terdekat. Hal ini diamini oleh Bunda Lia, ibunda dari Wildan, yang hadir mendampingi putranya. Ia menilai MHQ adalah instrumen penting dalam menjaga ritme belajar anak.

“Alhamdulillah, adanya MHQ ini sangat membantu keberlangsungan pendidikan tahfidz. Bagi kami, sinergi yang kuat antara orang tua, guru, dan murid adalah kunci utama mengapa pendidikan di SDII Al Abidin Sragen ini bisa berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.

Kepala Sekolah SDII Al Abidin Sragen, Indah Kurniawati, S.S., S.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas kegigihan para siswa. Menurutnya, kemampuan anak-anak dalam menguasai hafalan adalah buah dari disiplin panjang yang melibatkan banyak pihak.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk anak-anak dan para orang tua yang telah bekerja keras. Tidak mudah menjaga konsistensi menghafal, dan hari ini mereka membuktikan bahwa mereka mampu,” tutur Indah.

Harapan besar juga datang dari Pengawas Sekolah, Slamet, S.Pd. Dalam kunjungannya, beliau menekankan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an yang ditanamkan sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan siswa di masa depan.

“Harapan kami, lulusan SDII Al Abidin Sragen kelak bisa memberikan warna positif bagi Indonesia hingga kancah dunia. Apa yang konsisten dilakukan sekolah ini sudah sepatutnya menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya,” pungkas Slamet.

Munaqoshah ini menjadi bukti nyata komitmen SDII Al Abidin Sragen dalam mencetak generasi qur’ani yang berkualitas, sekaligus menjadi penanda kesiapan para siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya dengan bekal spiritual yang kokoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak Kami

Silahkan hubungi kami apabila pertanyaan terkait Yayasan Al Abidin Surakarta.