SMA ABBS Surakarta Raih Peringkat Kedua Se-Jawa Tengah SMA Swasta dengan Kelulusan SNBT Terbanyak
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMA Al-Abidin Bilingual Boarding School (ABBS) Surakarta. Berdasarkan rekapitulasi hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, SMA ABBS Surakarta berhasil menempati peringkat kedua Se-Jawa Tengah SMA swasta dengan jumlah siswa diterima terbanyak di perguruan tinggi negeri (PTN)
Pada tahun ini, sebanyak 69 siswa SMA ABBS Surakarta berhasil lolos SNBT 2026 dan diterima di berbagai PTN unggulan di Indonesia. Capaian tersebut menjadikan SMA ABBS sebagai sekolah swasta dengan jumlah kelulusan SNBT terbanyak kedua di Jawa Tengah .
Keberhasilan ini semakin istimewa karena diraih oleh sekolah yang mengusung konsep Islamic International School dan Boarding School, dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama dalam proses pembelajaran sehari-hari. Melalui kurikulum yang memadukan standar nasional, penguatan kompetensi global, serta pendidikan karakter Islami, SMA ABBS Surakarta terus berupaya menyiapkan generasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Para siswa diterima di berbagai kampus ternama, antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Jember, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Malang (UM), hingga sejumlah politeknik negeri, dan perguruan tinggi keagamaan negeri lainnya.
Kepala SMA ABBS Surakarta, Mia Febriana, M.Pd., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses pendidikan yang dirancang secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kompetensi abad ke-21.
“Lebih dari sekadar angka kelulusan, kami memandang keberhasilan ini sebagai bagian dari ikhtiar sekolah dalam mempersiapkan generasi yang berkarakter, unggul secara akademik, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi terbaik yang mereka miliki,” ujarnya.
Menurut Mia, lingkungan belajar berasrama memungkinkan sekolah melakukan pembinaan yang lebih intensif. Selain mendapatkan pendampingan akademik yang terstruktur, siswa juga dibiasakan menggunakan Bahasa Inggris dalam aktivitas pembelajaran, mengembangkan kemandirian, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu Humas Yayasan Al Abidin, Dr. Imam Samodra, M. si, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi yang kuat antara siswa, guru, pembimbing asrama, dan orang tua.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan Islam yang berkualitas, didukung pembelajaran berstandar internasional dan lingkungan boarding school yang kondusif, mampu melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di perguruan tinggi terbaik.”
Tak hanya lewat jalur tes, dominasi prestasi SMA ABBS Surakarta juga dibuktikan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Pada jalur prestasi ini, SMA ABBS sukses menempati peringkat pertama di Cabang Dinas Wilayah VII dan peringkat keenam se-Jawa Tengah untuk kategori sekolah swasta. Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi SMA ABBS Surakarta sebagai salah satu sekolah swasta unggulan yang konsisten menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Ke depan, Yayasan Al Abidin berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman melalui penguatan akademik, penguasaan bahasa internasional, pemanfaatan teknologi, serta pembinaan karakter Islami. Dengan semangat tersebut, SMA ABBS Surakarta optimistis dapat terus mengantarkan generasi muda menjadi pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan mampu berkontribusi di tingkat global.
Sebagai sekolah Islam internasional yang menerapkan pembelajaran bilingual dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama, SMA ABBS Surakarta membuktikan bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dapat berjalan selaras dengan pencapaian akademik yang kompetitif dan berstandar global.






