Saat Merasa Galau, Inilah Penyembuhnya

Sejak kapan Allah membiarkanmu memikul beban dunia sendirian?

Sejak kapan Dia memintamu mencari rezeki tanpa melibatkan-Nya?

Sejak kapan Dia memintamu mengobati luka hatimu tanpa bantuan-Nya?

Semua hal yang kamu rasakan hari ini bukan karena Allah menjauh, tapi karena pikiranmu sendiri yang membangun tembok antara kamu dan Allah.

Kita sering harus merasa kuat, harus hebat, dan harus selesai dengan tangan sendiri. Padahal, itu hanyalah narasi ego yang kita ciptakan sendiri.

Padahal Allah berfirman:
Wahai hambaku, kalian semua tidak tahu arah, kecuali yang aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepadaku, sungguh aku akan memberimu petunjuk
Dinukil dari Fathul Qowi, Ibnu Rojab-Al Hambali berkata dalam Jami’ul Ulum wal Hikam.

Bahkan Allah marah ketika kita merasa tidak membutuhkannya.
Siapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya HR. At-Tirmidzi

Allah tak pernah menyuruh kita untuk menjalani semuanya sendirian, justru, Allah menawarkan bantuan dan pertolongan.

Tapi kitalah yang membangun tembok yang sangat tinggi, tembok yang menghalangi bantuan dan pertolonganNya.
Tembok itu bernama maksiat, dosa, dan ketidakmauan untuk datang kepadaNya karena banyak penyakit hati dan pikiran. Mulai iri, dengki, riya, sub ah, ujub, ghibah, namimah, fitnah, suudhon, sampai malas beribadah malas besedekah, malas berbuat kebaikan dsb.

Setiap kali hatimu lelah dan penuh gelisah, biarkan satu ayat dari Al Qur’an menuntunmu kembali pada ketenangan. Dan kembalilah mendekatNya curhatkan semua perasaan sejadi jadinya biarkan air mata meleleh karena penuh harap dan ampunan dan katakan bahwa kita butuh pertolongan katakan pula bahwa tidak ada zat yang bisa menolong kecuali Dia yang maha kuasa. Jangan pernah berhenti dan menyerah karena Dia akan bangga memiliki hamba yg gigih berihtiar.
Semoga menginspirasi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak Kami

Silahkan hubungi kami apabila pertanyaan terkait Yayasan Al Abidin Surakarta.