Kegiatan P5 di SMPI Al Abidin Surakarta

SMPI Al Abidin Surakarta melaksanakan kegiatan bertema Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Salah satu bentuknya, yaitu menggambar poster bertajuk anti perudungan atau bullying.

Senin Pagi, (6/2), sejumlah siswa SMPI Al Abidin Surakarta dari level 7 memadati halaman sekolah secara berkelompok. Mereka mencari inspirasi gambar melalui layar laptop, dan menuangkan lukisan di atas kertas karton kosong untuk dijadikan poster bernada anti perudungan.

Menurut guru pendamping, Mr Joko Ariyanto, dalam penguatan profil pelajar pancasila tersebut, penting untuk memberikan pendidikan dan menanamkan prinsip toleransi pada murid-murid sebagai bagian dari edukasi anti-perundungan. Sebab, menurutnya, perudungan kini marak terjadi, dan bisa menimpa siapa saja serta dilakukan siapa saja, terutama di lini media sosial. Oleh kaenanya, melalui kegiatan menggambar poster dengan tangan sendiri ini menjadi pengingat bagi seluruh siswa bahwa perudungan adalah kejahatan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan pancasila.

Joko Ariyanto juga menyebutkan perundungan ini adalah masalah kompleks di zaman digital, oleh karenanya, sekolah harus tahu bagaimana cara menanganinya agar siswa paham arti penting menghargai orang lain dan mengurangi potensi terjadinya bulliying. Menurut Istilah, merundung adalah menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikis, dalam bentuk kekerasan verbal, sosial, atau fisik berulang kali dan dari waktu ke waktu, seperti memanggil nama seseorang dengan julukan yang tidak disukai, memukul, mendorong, menyebarkan rumor, mengancam, atau merongrong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak Kami

Silahkan hubungi kami apabila pertanyaan terkait Yayasan Al Abidin Surakarta.